Bukti-Bukti Pengaruh Kebudayaan Hindu-Budha di Indonesia

Posted on
Make Money Online
$0.00 Start. Start in 5 mins. $3K per week. Make money from your website.
moneyonlineinvestment.com

Bukti-Bukti Pengaruh Kebudayaan Hindu-Budha di Indonesia – Untuk mengetahui dan memahami bahwa terdapat pengaruh kebudayaan Hindu di Indonesia, maka dapat dilihat dari berbagai bukti yang ada. Adapun bukti-bukti tersebut antara lain berupa prasasti, bangunan candi, dan kesusastraan.

Bukti-Bukti Pengaruh Kebudayaan Hindu-Budha di Indonesia

1. Patung atau Arca

Berdasarkan hasil penelitian para ahli di Desa Sempaga Sulawesi Selatan terdapat peninggalan tertua berupa sebuah patung. Patung tersebut berupa patung Buddha. Para ahli beranggapan bahwa patung Buddha di Sulawesi Selatan itu merupakan patung tertua yang pernah didapatkan di Indonesia. Patung itu dipergunakan oleh masyarakat sebagai benda persembahan untuk bangunan suci agama Buddha. Arca atau patung yang sejenis dengan arca tersebut di atas ditemukan pula di daerah Jember Jawa Timur dan Bukit Siguntang Sumatera Selatan. Bahkan di daerah Kalimantan Timur, tepatnya di daerah Kutai ditemukan pula sejumlah arca Buddha.

U Have Website We have Cash
If you have website put our banner on it, make money for each visitor
moneyonlineinvestment.com
Make Money Online
$0.00 Start. Start in 5 mins. $3K per week. Make money from your website.
moneyonlineinvestment.com

2. Prasasti

Pengaruh Hindu telah menyebar di sebagian besar kepulauan Nusantara. Selain patung-patung seperti disebutkan pada uraian di atas, juga banyak didapatkan pertulisan dengan aksara atau huruf Pallawa. Nama Pallawa adalah sebuah kerajaan di India Selatan. Bahasanya ialah bahasa Sansekerta, yang lazim dipakai sebagai bahasa bukubuku atau kitab suci yang ada di India. Dari kedua hal tersebut jelas menunjukan bahwa dalam hal baca-tulis pengaruh India jelas tersebar sampai di Indonesia.

Prasasti Ciaruteun, peninggalan Kerajaan Tarumanegara
Prasasti Ciaruteun, peninggalan Kerajaan Tarumanegara | via ruanasagita.blogspot.co.id

Prasasti yang tergolong tua dengan pemakaian huruf dan bahasa seperti tersebut di atas antara lain: Prasasti Kutai atau Prasasti Mulawarman di Kalimantan Timur (dari abad ke-4), prasasti Ciaruteum atau prasasti Purnawarman (dari abad ke-5) di Jawa Barat, prasasti Canggal atau prasasti Sanjaya (dari abad ke-8) di Jawa Tengah dan Prasasti Dinaya atau Prasasti Gajayam (dari abad ke-8) di Jawa Timur. Sedangkan prasasti Kedukan Bukit atau prasasti Sriwijaya (dari abad ke-7) di daerah Jambi, ditulis dalam bahasa Melayu Kuno. Selain itu masih banyak prasasti lainnya yang tersebar di berbagai tempat di Indonesia.

3. Bangunan

Pengaruh Hindu meninggalkan bukti-bukti berupa bangunan-bangunan kuno, yang umumnya berupa candi. Bangunan candi tersebut ada yang masih berdiri dengan utuh, namun ada pula yang berupa bekas-bekas batunya yang berserakan belum disusun kembali.

Berdasarkan prasasti yang didapatkan di kompleks percandian Dieng, prasasti tertua berangka tahun 809 Masehi, maka kemungkinan besar daerah percandian tersebut telah berkembang sejak permulaan abad ke-9. Nama-nama candi yang ada dalam kompleks tersebut antara lain seperti candi Bima, candi Puntadewa, candi Arjuna, candi Semar, candi Nalagareng, dan candi Gatotkaca. Dari nama-nama tersebut kita dapat memahami, bahwa bangunan candi yang terdapat di kompleks percandian Dieng tersebut ialah bangunan suci yang menghormati agama Hindu.

Selain bangunan candi yang yang bersifat Hindu di Jawa Tengah bagian Selatan berkembang bangunan candi yang bersifat agama Buddha. Bangunan-bangunan suci didirikan untuk pemujaan atau menghormati kebesaran agama Buddha. Dari bangunan yang bersifat Buddhistis dan termashur ialah candi Borobudur. Candi Borobudur didirikan pada kwartal pertama abad ke-9, pada masa memuncaknya kekuasaan keluarga Sailendra, yakni raja-raja Sailendra yang beragama Buddha. Peninggalan lain berupa candi Mendut, Pawon, Kalasan, Sajiwan, Sewu dan lain-lain. Semuanya terletak di sekitar Kota Yogyakarta sekarang.

4. Kesusastraan

Dalam bidang kesusastraan, banyak ceritera dari berbagai macam jenis atau bentuk. Dalam hal tersebut kesusastraan zaman pengaruh Hindu mengenal dua bentuk atau jenis karangan, yaitu karangan yang berbentuk puisi dan karangan yang berbentuk prosa. Kedua jenis atau bentuk kesusastraan tersebut sudah barang tentu memperkaya dan memperindah cerita-cerita lisan yang telah hidup sebelumnya di Indonesia. Di kalangan istana, kesusastraan tersebut atas sangat digemari. Adapun hasil-hasil kesusastraan yang terkenal di zaman pengaruh Hindu antara lain adalah: (1) Arjunawiwaha, yang dikarang oleh Mpu Kanwa, (2) Bharatayudha, yang dikarang oleh Mpu Sedah dan Mpu Panuluh, (3) Negara Kertagama, yang dikarang oleh Mpu Prapanca, (4) Sutasoma, yang dikarang oleh Mpu Tantular, (5) Kresnayana, yang dikarang oleh Mpu Triguna, dan (6) Smaradhahana, yang dikarang oleh Mpu Darmaja.

Selain itu masih banyak lagi hasil-hasil kebudayaan sebagai bukti adanya pengaruh Hindu-Budha di Indonesia. Semuanya dapat dikatakan telah mencapai kualitas yang tinggi berkat perpaduan antara kebudayaan Indonesia dengan pengaruh kebudayaan Hindu-Budha. Dalam hal ini dapat ditambahkan antara lain, seni wayang yang mengambil babon ceritera dari buku pahlawan (epos) Mahabharata dan Ramayana India, seni gamelan, seni hias, seni tari, seni ukir, dan seni pahat, banyak dipengaruhi oleh seni Hindu.

Sumber: Modul PLPG 2014, Rayon 126 Universitas Halu Oleo, Pendalaman Materi Sejarahi

Masalah yang sering dicari:| benda tertua adanya pengaruh hindu di indonesia | sebutkan 5 bukti adanya pengaruh india ke Indonesia | kebudayaan budha | bukti pengaruh budha di indonesia | bukti masuknya pengaruh hindu budha di indonesia | bukti bukti pengaruh masuknya hindu budha di indonesia | bukti bukti pengaruh kebudayaan hindu diindonesia | bukti bukti pengaruh hindu budha di indonesia | bukti bukti pengaruh hindu budha dalam masyarakat yang masih hingga ini | bukti bukti pengaruh hindu budha dalam masyarakat yang masih ada hingga kini | bukti bukti pengaruh hindu budha | bukti arkeologi Hindu Buddha di Indonesia kecualii | tanda tanda adanya pengaruh kebudayaan hindu diindonesia |
(Visited 7.232 times, 1 visits today)
bannerprojects

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *